Unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus
berlangsung, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam himpunan mahasiswa islam (HMI)
di karawang jawa barat melakukan aksi blokir jalan, serta melakukan pembakaran
foto presiden, selasa siang (18/10) tadi. Mereka menolak naiknya harga bbm, selain
kecewa dengan sikap pemerintah yang tanpa ragu dan sembrono telah menaikkan harga bbm sebesar 2000 rupiah.
Penolakan paska kenaikan bbm yang sudah terlanjur diumumkan
pemerintah sejak malam tadi, para mahasiswa melakukan aksi-aksi fenomenal,
selain melakukan aksi orasi, aksi pembakaran poto presiden, para mahasiswa juga
membawa spanduk penolakan kenaikan bbm tersebut. Tak sampai disitu, para
mahasiswa dalam aksinya melakukan blokir jalan, di jalan Ahmad Yani, tepatnya
di depan SPBU dengan cara tiduran di jalan.
“Naiknya harga bbm akan lebih menyengsarakan rakyat”. Demikian suara
orasi yang sampaikan oleh salah satu orator dari mahasiswa yang tergabung dalam
HMI.
Tak hanya itu, unjuk rasa yang berlangsung selama 2 jam ini, ratusan
mahasiswa juga melakukan pembakaran ban bekas serta foto bergambar presiden
jokowi di tengah jalan.
Akibat unjuk rasa ini, arus lalu lintas di jalan ahmad yani
sempat mengalami kemacetan total, hingga membuat petugas melakukan pengalihan
arus kendaraan ke dalam SPBU. Sementara, petugas kepolisian yang berada
di lokasi hanya melakukan pengamanan tanpa memberikan tindakan.
Aksi demontrasi ini cukup tertib dan aman, setelah puas berorasi,
para mahasiswa ini akhirnya membubarkan diri. (ubes)
0 comments:
Post a Comment